Kelulusan MTs Fisabilillah mencapai 100%

Jakarta – Alhamdulillah… Siswa kelas IX pada MTs Fisabilillah yang mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Madrasah Berstandar Nasional tahun pelajaran 2010/2011 ini dinyatakan lulus 100%. Siswa dan siswi yang menerima pengumuman pada hari sabtu, 4 Juni 2011 merayakan kelulusan dengan bersujud syukur di dalam masjid dan tidak ada yang merayakan dengan hura-hura atau coret-coretan. MTs Fisabilillah sangat tegas terhadap siswa yang merayakan kelulusan dengan tidak sesuai dengan syariah, sehingga siswa yang melakukan itu  dapat dijatuhkan sanksi berat dari sekolah, Itulah yang dikatakan kepala Madrasah Drs. H. Wira  Atmaja disela-sela pemberian pengumuman hasil Ujian Nasional atau UN.

Dan sebanyak 3.660.803 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) seluruh Indonesia telah mengikuti Ujian Nasional (UN). Untuk tahun 2011 ini, persentase kelulusan mencapai 99,45 persen.

“Sebanyak 3.640.569 siswa dinyatakan lulus dan sisanya 20.234 siswa dinyatakan tidak lulus,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh dalam konferensi pers di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2011).

Jumlah siswa yang lulus tersebut terdiri dari siswa SMP sebanyak 2.895.870 orang dan siswa MTs sebanyak 762.469 orang.

Persentasenya yakni kelulusan 99,45 persen dan yang tidak lulus hanya 0,55 persen. Jumlah ini memang sedikit lebih tinggi dari tingkat kelulusan UN tahun lalu yang mencapai 99,42 persen.

Secara total, ada 45.551 sekolah baik SMP maupun MTs yang mengikuti UN tahun ini. Sedangkan total jumlah peserta mencapai 3.660.803 siswa, dengan rincian dari SMP sebanyak 2.895.870 siswa peserta dan dari MTs sebanyak 762.469 siswa peserta.

Dengan nilai akhir rata-rata nasional sebesar 7,56, Provinsi Bali menduduki peringkat pertama dengan nilai rata-rata provinsi terbaik yakni sebesar 8,11. Posisi tersebut disusul oleh Provinsi Sumatera Utara dengan nilai rata-rata 8,04, kemudian provinsi Jawa Timur dengan nilai rata-rata 7,86, lalu Provinsi Sumatera Selatan dengan nilai rata-rata 7,84, serta provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai rata-rata 7,82.

Sedangkan 3 provinsi dengan nilai rata-rata terendah adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai rata-rata 6,84, Provinsi Bangka Belitung dengan nilai rata-rata 6,76 dan Provinsi Kalimantan Barat dengan nilai rata-rata 6,71.

Sementara Provinsi DKI Jakarta dengan nilai rata-rata 7,19 hanya menduduki posisi 24 dari total 33 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 134.061 siswa, hanya 7 siswa yang tidak lulus.