Seputar MTs Fisabilillah

Video

This slideshow requires JavaScript.

VISI
Madrasah yang berprestasi berdasarkan iman dan taqwa
MISI
Menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai Syariah Islam
Melaksanakan pembelajaran dan Bimbingan secara efektif
Menegakkan disiplin warga madrasah
Menyelenggarakan dan mengembangkan kemampuan berbahasa
Mengembangkan olah raga dan sanggar kreatif seni
Menumbuhkembangkan semangat keunggulan Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR)

Semangat Belajar

tono

Suhartono Setiawan, S.Pd.I

1- Luruskan niat dalam belajar

Kita tentu tahu bahwa kita diperintahkan untuk ikhlas dalam ibadah termasuk pula dalam belajar ilmu diin, sebagaimana Allah Ta’ala perintahkan,

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus” (QS. Al Bayyinah: 5).

Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907, dari ‘Umar bin Al Khottob)

Karena ikhlaslah suatu kaum menjadi mulia. Sebagaimana Abu Bakr Al Marrudzi pernah mendengar seseorang berkata pada Abu ‘Abdillah yaitu Imam Ahmad bin Hambal mengenai jujur dan ikhlas. Imam Ahmad pun berkata,

بهذا ارتفع القوم

Dengan ikhlas, semakin mulialah suatu kaum.” (Ta’zhimul ‘Ilmi, hal. 25).

Guru kami, Syaikh Sholih Al ‘Ushoimi berkata,

وإنما ينال المرأ العلم على قدر إخلاصه

Seseorang bisa meraih ilmu sesuai dengan kadar ikhlasnya”(Ta’zhimul ‘Ilmi, hal. 25). Artinya, semakin seseorang ikhlas dalam belajar, maka semakin mudah meraih ilmu. Jika semakin mudah, maka ia pun akan terus semangat dalam belajar.

Yang dimaksud ikhlas dalam belajar -sebagaimana kata Syaikh Sholih Al ‘Ushoimi-:

a- Belajar agama untuk menghilangkan kebodohan pada diri sendiri.

b- Belajar agama untuk menghilangkan kebodohan pada orang lain.

c- Belajar agama untuk menghidupkan dan menjaga ilmu.

d- Belajar agama untuk mengamalkan ilmu.

Guru kami, Syaikh Sholih Al ‘Ushoimi lalu berkata,

فالعلم شجرة والعمل ثمرة وإنما يراد العلم بالعمل

“Ilmu itu ibarat pohon, amal itu buahnya. Ilmu itu dicari untuk diamalkan.”(Ta’zhimul ‘Ilmi, hal. 27). Continue reading

Kunjungan Menteri

Menpera Resmikan Rusunawa Asrama Ponpes YASFI
Diposting oleh humas Kemenpera
img_7926edMenteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz meresmikan Rusunawa Asrama dan MCK Pondok Pesantren YASFI, Kelurahan Jati Murni, Bekasi, pada Rabu (3/9). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2014.“Saya bangga Rusunawa ini telah dibangun untuk memenuhi kebutuhan sebagai asrama bagi murid Ponpes YASFI”, ungkap Djan Faridz dalam sambutannya.

Rusunawa Asrama Ponpes YASFI terdiri dari 3 lantai dengan luas bangunan 25,8 m x 7,4 m dengan kapasitas 120 orang, dengan dilengkapi kamar mandi dan tempat berwudhu.

Dalam peresmian Rusunawa Asrama Ponpes YASFI, Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) turut berpartisipasi melaksanakan berbagai aksi sosial.

Bakti sosial kesehatan diikuti oleh lebih dari seribu warga masyarakat di Bekasi, berupa pengobatan umum, operasi minor, pelayanan KB, pengobatan gigi, pemeriksaan katarak dan pemeriksaan kanker serviks. Selain itu juga terdapat aksi sosial lingkungan seperti penanaman pohon peneduh dan buah-buahan dan penebaran bibit ikan di kolam sekitar Ponpes YASFI

Kemenpera bersama SIKIB dalam kesempatan ini juga menyerahkan berbagai bantuan seperti bantuan peralatan belajar mengajar pada 10 sekolah, perlengkapan Posyandu kepada 19 Posyandu di Bekasi, Al Qur’an kepada Ponpes YASFI, kursi roda dan kaki palsu kepada warga Bekasi.

Sebagai hiburan, acara ini juga dimeriahkan dengan dongeng anak, Sosialisasi Kanker pada anak oleh Tim Dokter dari Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dan Sosialisasi Narkoba dan Bela Negara yang diisi oleh Tim BNN. Sosialisasi dilaksanakan di GOR Ponpes YASFI diikuti oleh ratusan pelajar dari SLTP dan SLTA di Bekasi.

Pada akhir kegiatan, Istri Pejabat Kemenpera yang tergabung dalam Dharmawanita Persatuan Kemenpera mengunjungi beberapa rumah hasil program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berlokasi di kelurahan Jati Murni, Pondok Melati, Bekasi.